Pedoman Media Siber

Terakhir diperbarui: 8 Juni 2026

Catatan: Pedoman ini disusun berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Peraturan Dewan Pers Nomor 2 Tahun 2023 tentang Standar Kompetensi Wartawan dan Kemerdekaan Pers, serta merujuk pada praktik jurnalisme digital terbaik secara internasional.

1. Prinsip Dasar Jurnalisme

URBVOX menganut prinsip jurnalisme yang mengutamakan:

  • Kebenaran, fakta adalah fondasi setiap laporan. Spekulasi, opini, dan analisis harus dipisahkan secara eksplisit dari fakta.
  • Keadilan, setiap pihak yang menjadi subjek pemberitaan berhak mendapat kesempatan untuk memberikan tanggapan, kecuali dalam kondisi yang tidak memungkinkan.
  • Ketidakberpihakan, redaksi tidak memihak kepada kepentingan politik, komersial, atau kelompok tertentu.
  • Kemanusiaan, kami menghormati harkat dan martabat setiap individu, termasuk dalam pemberitaan korban kejahatan atau bencana.

2. Verifikasi dan Sumber

  • Setiap informasi yang dipublikasikan harus melalui proses verifikasi minimal dari dua sumber independen.
  • Sumber anonim hanya digunakan dalam kondisi ekstrem (ancaman keselamatan, risiko pelecehan hukum) dan harus disetujui oleh editor.
  • Dokumen, data, dan rekaman wawancara disimpan minimal dua tahun sebagai arsip redaksi.
  • Ketika menggunakan data sekunder, sumber asli harus dicantumkan dengan jelas.

3. Pemisahan Fakta dan Opini

  • Artikel berita bersifat faktual dan tidak mengandung opini penulis.
  • Artikel opini, analisis, atau komentar diberi label eksplisit (tag “Opini” atau “Analisis”) dan diletakkan di rubrik terpisah.
  • Headline berita tidak boleh mengandung judgmental language atau framing yang memihak.

4. Perlindungan Narasumber dan Korban

  • Identitas korban kekerasan seksual, anak, atau individu rentan lainnya tidak akan diungkap tanpa persetujuan eksplisit.
  • Kami tidak membayar narasumber untuk memberikan kesaksian, kecuali dalam bentuk kompensasi waktu yang wajar dan transparan.
  • Rekaman wawancara tidak diedit secara manipulatif untuk mengubah makna pernyataan narasumber.

5. Pemberitaan Konflik dan Bencana

  • Hindari sensasionalisme dan gambar grafis yang tidak perlu.
  • Prioritaskan informasi yang membantu masyarakat, bukan yang menimbulkan kepanikan.
  • Dalam konflik bersenjata, sebutkan dampak terhadap warga sipil secara proporsional.

6. Konten yang Dihindari

URBVOX tidak akan mempublikasikan konten yang:

  • Mengandung ujaran kebencian (SARA, diskriminasi gender, atau orientasi seksual).
  • Menyebarluaskan informasi pribadi tanpa izin (doxing).
  • Merupakan plagiat atau hasil curi tulisan dari media lain.
  • Berisi hoaks, deepfake, atau disinformasi yang sudah terbukti salah.
  • Mempromosikan kekerasan, radikalisme, atau aktivitas ilegal.

7. Mekanisme Koreksi

URBVOX berkomitmen untuk mengoreksi kesalahan secara terbuka dan cepat:

  • Kesalahan fakta yang signifikan akan dikoreksi dalam waktu 24 jam sejak ditemukan atau dilaporkan.
  • Koreksi diletakkan di bagian atas artikel dengan label “Koreksi” yang jelas, bukan hanya di bagian bawah.
  • Koreksi mencakup: apa yang salah, apa yang benar, dan kapan koreksi dilakukan.
  • Pembaca dapat melaporkan kesalahan ke redaksi@urbvox.co dengan subjek “Laporan Koreksi”.

8. Iklan dan Konten Komersial

  • Konten berbayar atau sponsor akan diberi label “Sponsor” atau “Konten Berbayar” secara eksplisit.
  • Redaksi memiliki kebebasan penuh atas konten editorial. Pengiklan tidak berhak mengintervensi isi artikel.
  • Review produk atau jasa bersifat independen; kami tidak menerima pembayaran untuk review positif.

9. Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI)

  • AI boleh digunakan sebagai alat bantu riset, transkripsi, atau optimasi SEO, tetapi tidak untuk menulis artikel utuh.
  • Setiap artikel yang dipublikasikan harus melalui editing dan verifikasi manusia.
  • AI tidak digunakan untuk menghasilkan wawancara fiktif atau data palsu.

10. Tanggung Jawab Hukum

Setiap penulis dan editor bertanggung jawab atas artikel yang dipublikasikan. URBVOX memiliki kebijakan internal untuk menangani gugatan hukum, termasuk konsultasi dengan penasihat hukum sebelum mempublikasikan laporan sensitif.

Hot Nows ionicons-v5-c