JAKARTA (URBVOX) – Choi Siwon dari SUPER JUNIOR kembali menjadi sorotan setelah aksinya di konser SMTOWN LIVE 2025 di Tokyo pada 10 Agustus lalu. Dalam acara tersebut, Siwon terlihat menggandeng tangan Jaemin NCT sambil mengobrol di panggung.
Momen yang bagi sebagian fans tampak manis dan mengharukan ini justru memicu amarah di kalangan penggemar lainnya, yang menghidupkan kembali kontroversi lama terkait pandangan Siwon terhadap isu LGBTQ+.

Momen singkat antara Siwon dan Jaemin langsung viral di media sosial. Sebuah cuitan di Twitter bahkan menyebut Siwon sebagai “homofob” dan menuduhnya melakukan interaksi sesama jenis hanya untuk “fan service” atau yang disebut “gay for pay”.
Dilansir dari Hype, kritik ini bukanlah hal baru. Siwon memiliki sejarah panjang kontroversi yang membuat sebagian penggemar mempertanyakan sikap aslinya terhadap komunitas LGBTQ+.

Kontroversi Siwon bermula lebih dari satu dekade lalu ketika ia aktif di Twitter. Salah satu kasus yang paling diingat adalah saat ia me-retweet pernyataan seorang pendeta yang menyebut pernikahan sesama jenis “tidak ada”.
Cuitan itu juga mendukung Kim Davis, seorang warga Amerika yang menolak mengeluarkan izin pernikahan untuk pasangan sesama jenis. Setelah mendapat kecaman luas, Siwon meminta maaf melalui serangkaian cuitan, mengaku malu atas tindakannya.

Kecaman kembali muncul pada 2022 ketika sebuah pesan dari Siwon di aplikasi Bubble dianggap transfobia. Ia membagikan meme dari film Titanic (1997) dengan dialog yang diubah menjadi “Saya trans”, yang oleh banyak orang dianggap sebagai ejekan terhadap komunitas transgender.
Selain itu, Siwon juga pernah menuai kritik karena dukungannya terhadap tokoh politik konservatif seperti Ronald Reagan dan Donald Trump, serta pandangannya tentang konflik Israel-Palestina. Dengan latar belakang ini, interaksi Siwon dengan Jaemin dianggap oleh sebagian fans sebagai tindakan yang tidak tulus, terutama karena ia kerap melakukan kedekatan dengan idola pria lain demi perhatian publik.
Meski begitu, tidak semua penggemar bereaksi negatif. Sebagian melihat interaksi Siwon dan Jaemin sebagai momen biasa di antara dua idola dari agensi yang sama. Namun, dengan sejarah kontroversi yang melekat pada Siwon, momen ini terus menjadi bahan perbincangan sengit di kalangan penggemar K-pop.

