Sam Altman Gaet AMD & Nvidia untuk Bangun Pusat Data Raksasa

JAKARTA, (URBVOX) – Dunia teknologi diguncang oleh langkah besar OpenAI yang menjalin kesepakatan miliaran dolar dengan raksasa chip AMD, tepat saat Nvidia, pimpinan Jensen Huang, mengumumkan investasi hingga $100 miliar ke perusahaan pembuat model AI ini.

CEO OpenAI, Sam Altman, bahkan mengisyaratkan bahwa masih banyak kesepakatan serupa di depan mata.

Dalam wawancara di CNBC Squawk Box pada Rabu (8/10/2025), Jensen Huang tampak terkejut saat ditanya soal kesepakatan OpenAI dengan AMD.

“Tidak juga,” jawabnya singkat, mengaku tak tahu-menahu sebelum pengumuman resmi.

Kesepakatan OpenAI dengan AMD terbilang unik. AMD setuju memberikan saham hingga 10% dari perusahaannya kepada OpenAI dalam beberapa tahun, tergantung pada faktor seperti kenaikan harga saham.

Baru Seminggu Rilis, Sora Langsung Geser ChatGPT dari Tahta App Store!

Sebagai gantinya, OpenAI akan menggunakan dan membantu mengembangkan chip GPU AI generasi berikutnya dari AMD. Ini menjadikan OpenAI sebagai pemegang saham AMD.

Sebaliknya, kesepakatan dengan Nvidia justru membuat Nvidia menjadi pemegang saham OpenAI.

Meski OpenAI telah lama menggunakan perangkat Nvidia melalui penyedia cloud seperti Microsoft Azure, Oracle OCI, dan CoreWeave, Huang menegaskan, “Ini adalah pertama kalinya kami akan menjual langsung kepada mereka.”

Nvidia akan terus memasok perangkat ke penyedia cloud, namun penjualan langsung ini mencakup peralatan AI di luar GPU, seperti sistem dan jaringan, untuk mempersiapkan OpenAI menjadi “penyedia hyperscale mandiri” dengan pusat data sendiri.

Namun, Huang mengakui OpenAI belum memiliki dana untuk membiayai semua peralatan ini. Ia memperkirakan setiap gigawatt pusat data AI akan menelan biaya “$50 hingga $60 miliar,” mencakup lahan, daya, server, hingga peralatan lainnya.

Amazon Nggak Main-main, Sekarang Bikin Mesin Penjual Obat Resep di Klinik

Tahun 2025 menjadi tahun ambisius bagi OpenAI. Melalui kesepakatan Stargate senilai $500 miliar bersama Oracle dan SoftBank, OpenAI telah memesan fasilitas senilai 10 gigawatt di AS.

Selain itu, ada kesepakatan cloud $300 miliar dengan Oracle, kemitraan dengan Nvidia untuk 10 gigawatt pusat data AI, dan dengan AMD untuk 6 gigawatt.

Tak ketinggalan, ekspansi pusat data di Inggris melalui Stargate UK dan komitmen lain di Eropa. Total nilai kesepakatan ini, menurut beberapa perkiraan, mencapai $1 triliun!

Kesepakatan dengan Nvidia menuai kritik karena dianggap “berputar” oleh Bloomberg. Para kritikus menilai Nvidia seolah mendanai pembelian OpenAI dengan imbalan saham perusahaan AI tersebut.

Sementara itu, di podcast Andreessen Horowitz (a16z), Sam Altman berbagi visinya. Ben Horowitz, pendiri a16z sekaligus investor OpenAI, memuji struktur kesepakatan terbaru ini, menyebutnya “sangat mengesankan.”

Dituduh Sadap Pengguna Meta Melalui Microphone, Adam Mosseri Angkat Bicara

Tak mengherankan, mengingat OpenAI berhasil mengamankan miliaran dolar peralatan tanpa mengeluarkan dana sendiri.

“Kamu seharusnya mengharapkan lebih banyak dari kami dalam beberapa bulan mendatang,” kata Altman, mengisyaratkan lebih banyak kesepakatan di masa depan.

Ia menjelaskan, “kami telah memutuskan bahwa inilah saatnya untuk membuat taruhan infrastruktur yang sangat agresif, karena model dan produk masa depan OpenAI diprediksi jauh lebih canggih, mendorong permintaan yang melonjak.”

Meski pendapatan OpenAI dilaporkan mencapai $4,5 miliar pada paruh pertama 2025, angka ini masih jauh dari $1 triliun. Namun, Altman optimistis.

“Saya tidak pernah merasa lebih yakin terhadap peta jalan riset di depan kami dan juga nilai ekonomi yang akan dihasilkan dari penggunaan model-model [masa depan] tersebut,” ujarnya.

Altman menegaskan bahwa OpenAI tak bisa mewujudkan ambisi ini sendirian.

“Untuk membuat taruhan sebesar ini, kami membutuhkan seluruh industri, atau sebagian besar industri, untuk mendukungnya. Dan ini mulai dari tingkat elektron hingga distribusi model dan semua hal di antaranya, yang jumlahnya sangat banyak. Jadi kami akan bekerja sama dengan banyak pihak,” katanya.

Entertainment

    Loading...

Tech

    Loading...