JAKARTA, (URBVOX) – Amazon kembali mengguncang dunia kesehatan. Pada Rabu, raksasa teknologi ini mengumumkan peluncuran mesin penjual otomatis resep di klinik One Medical.
Kios canggih ini dioperasikan oleh Amazon Pharmacy, memungkinkan pasien mengambil obat resep mereka langsung setelah konsultasi dokter.
Kios Amazon Pharmacy akan mulai beroperasi di lokasi One Medical di Los Angeles pada Desember mendatang. Amazon berencana memperluas kehadiran kios ini ke lebih banyak lokasi segera setelahnya.
“Prosesnya sederhana, setelah dokter menulis resep, pasien dapat memilih untuk mengirimkannya ke Amazon Pharmacy untuk diambil di kios dalam klinik. Cukup gunakan ponsel untuk melakukan check-out melalui aplikasi Amazon, dan obat biasanya siap dalam beberapa menit,” kata Amazon dikutip dari The Crunch, Kamis (9/10/2025).

Kios ini menyediakan berbagai obat resep umum, seperti antibiotik, inhaler, dan obat tekanan darah. Amazon menjelaskan, inventaris setiap kios disesuaikan dengan pola resep di lokasi klinik tertentu.
Namun, obat-obatan golongan terkontrol dan yang memerlukan penyimpanan dingin tidak tersedia di kios ini.
Melalui aplikasi Amazon, pasien dapat melihat biaya di muka, termasuk diskon yang tersedia dan perkiraan copay asuransi. Jika diperlukan, mereka juga bisa berkonsultasi dengan apoteker berlisensi melalui video atau telepon.
“Kami tahu bahwa ketika pasien harus melakukan perjalanan tambahan ke apotek setelah menemui dokter, banyak resep yang akhirnya tidak ditebus,”
ujar Hannah McClellan, wakil presiden operasi Amazon Pharmacy, dalam siaran pers.
Industri apotek tradisional AS sedang terpuruk. Rite Aid menutup seluruh tokonya minggu lalu, CVS telah menutup lebih dari 1.000 toko sejak 2021, dan Walgreens menutup 500 toko dalam setahun terakhir. Kios Amazon ini berpotensi mengguncang bisnis apotek fisik lebih jauh lagi.
Langkah ini memperkuat ambisi Amazon di sektor kesehatan. Pada 2018, Amazon mengakuisisi apotek daring PillPack seharga $750 juta, lalu meluncurkan Amazon Pharmacy pada 2020. Dua tahun kemudian, mereka membeli penyedia layanan kesehatan primer, One Medical.

